Posts

Showing posts from January, 2017

Keputusan

Semakin malam rintik hujan semakin gencar turun membasahi bumi ditemani isakkan yang tiada henti. Mungkin yang menemani hujan bukan hanya aku, tetapi deretan para perindu yang lain. Penyebab turunnya air mataku malam ini masih sama dengan malam-malam sebelumnya;kamu. Aku sangat menyadari bahwa sebanyak apapun aku mengeluarkan air mata, kamu tidak akan  pernah mengerti–sekalipun menangis dihadapan mu. Aku pikir tangisan ku akan berhenti ketika hujan tidak lagi membahasi bumi namun dugaan ku sangat salah, tangisan dari mataku kian semakin memuncak seperti tidak ingin berhenti hingga yang ku tangisi ini menyadari. Hidupku kian renta bersama memori yang dahulu kita lalui berdua. Canda tawa kita, lelucon mu yang menggelikan hingga membuatku terpingkal, senyum menawan dari bibir mu ketika melihat ku melakukan hal diluar akal, berbicara tentang si bintang yang malam itu mengapa hanya ada satu di langit yang membentang luas. Ini, inilah yang membuatku terisak dengan hebat–mengingat s...