Posts

Menjadi tenang

Dari mengakarnya perasaan, hingga takutnya ditinggalkan. mungkin beberapa hal, harusnya dibiasakan untuk hanya sekedarnya. tidak terlalu menggebu dan tidak terlalu disembunyikan. perasaan yang terlalu kuat, membuat kita akan terpaksa melepaskan. karna sesuatu yang digenggam erat, akan memberontak dilepaskan. terlalu sunyi pun, perasaan enggan untuk didengar. karena sedikitnya, sesuatu sebaiknya dibicarakan dengan sewajarnya. menganut ketenangan adalah yang paling dibenarkan, tidak terlalu berapi-api tapi juga tidak diam ditempat. menjadi tenang, akan semakin mendekatkanmu dengan sebuah kemenangan yang tidak mudah dijatuhkan.

Cerita Baru

Usai 2019 dan sekarang sudah memasuki pertengahan tahun 2020, banyak dari hidupku yang berubah. Tidak hanya aku, tetapi segala yang ada di dunia ini. Tahun ini benar-benar banyak kejutan, awal tahun dilanda bajir dan sedari Maret Pandemi Covid-19 masuk ke Nusantara. Keadaan ekonomi Indonesia benar-benar terpuruk, banyak perusahaan bangkrut hingga memutuskan kontrak kerja dengan karyawan secara terpaksa. Tak banyak pula isu-isu yang bertebaran karena adanya Pandemi tersebut. Beruntung aku tidak diberhentikan dari tempat kerja ku, meski memang keadaannya tidak seperti dulu lagi. 2020, aku dihadapi dengan banyak sekali suasana baru. Keponakan pertama ku lahir waktu Pandemi ini masuk ke Indonesia, super panik saat itu. Perjalanan percintaan ku juga kian membaik sebab aku menemukan seseorang yang akhirnya bisa menerima segala hal baik maupun tentu lebih banyak buruknya. Ia seseorang yang penyayang dan baik hati tentu saja, keluarganya selama ini yang aku lihat menerima dengan baik. ...

Bahagia, semua orang berhak mendapatkannya.

Banyak manusia tidak peduli dengan kebahagiaan yang harusnya ia nikmati. Sering kali ia lupa dan malah mementingkan kebahagiaan orang lain diatas bahagianya sendiri. Kebanyakan hal ini terjadi karena alasan pertemanan, persahabatan. Padahal belum tentu seseorang yang mereka dahulukan bahagianya ingat bahwa kita sudah berkorban untuk bahagianya. Beberapa kali tentu dengan sadar atau tidak kita melakukannya. Membentuk senyum manis padahal jelas hati itu menangis.  "Tidak ada yang lebih baik dari melihat mu selalu bahagia" sebuah omong kosong yang menjadi kebiasaan buruk manusia. Tidak, manusia akan berada di titik lelah dan menyerah akan pembiasaan sikap yang memang kurang dirasa cukup baik untuk dirinya. Hingga mungkin suatu saat kita sadar, bahwa sering kali mendahulukan kebahagiaan orang lain tidak baik untuk diri kita sendiri. Untuk sekarang, tempatkan lah bahagiamu di tahap bahwa kamu tidak ingin ada orang lain yang menempati posisi tersebut.  Tidak ada salahnya egois sedi...

Dekat (lagi)

Langit yang kamu tatap, adalah juga yang aku tatap. Bumi yang kamu pijak, juga bumi yang pijak. Rasanya terlalu rumit kalau aku bilang, semesta belum ingin melihat kita terpaut berdua. Mungkin lebih tepatnya, semesta tidak ingin liat kita sama-sama. Dari tempat aku sekarang, doa masih menjadi yang utama agar rasanya selalu dekat. Kamu percaya? Bahwa doa adalah yang membuat jarak tidak lagi ada, doa yang membuat kita selalu merapal sumpah. Di benakmu siapa yang tidak adil? Menurutku, waktunya saja yang belum tepat. Ingin menyalahkan, juga tidak mungkin jika harus mengutuk tuhan. Malam ini, ada berapa bintang yang kau tatap? Apakah rembulan bersinar terang? Di rumah ku, meskipun mereka ramai di angkasa tetap saja rasanya sepi karena tidak ada kamu disini. Ini serius, aku ingin menatap kamu lebih dekat(lagi). Aneh tidak sih, manusia di luaran sana melihat kita yang semakin hari semakin tidak paham mengenai kita. Tidak masalah lagi-lagi, yang terpenting kamu selalu bisa jaga kesehatan untu...

Dua Kosong Satu Sembilan.

Untuk bahagia aku ucapkan terimakasih dari lubuk hati karena sudah membuat tumbuh dengan hampir sempurna. U ntuk sedih aku ucapkan terimakasih sudah menjadi bumbu dan membuat hidup gagal terasa hampa. Tahun yang betul-betul menguji "siapa" sebenarnya yang layak dipertahankan, dari mulai datang-pergi-kembali-hingga pergi lagi. tahun ini juga menjadi paham kenapa 5W+1H itu juga penting dalam hidup. Harapan di tahun ini hampir  75%  mendekati kata terwujud seutuhnya beberapa hal diantaranya adalah abang menikah, aku kuliah, juga ibu yang terlihat lebih gemuk sehat dan ibu yang terlihat lebih merekah senyumnya. Perihal harapan mengenai pasangan ya ada sosok laki-laki yang entah apa maunya aku juga tidak paham dan hampir setahun ini menemani aku meski kelihatannya dia bosan. Uniknya ia tidak pernah angkat bicara. Bulan september kalau tidak salah ingat, aku nonton fiersa Besari dan serius aku senang meskipun sama sekali tidak terlihat badannya dan cuma terdengar ...

Aku Ingin

Aku ingin menjadi awan, yang dimana kamu merasa dunia ini sedang tidak ada gunanya hidup ketika menatap langit kamu merasa keberadaanmu masih ada yang membantu meneduhkan dengan cara yang paling sederhana. Aku ingin menjadi gumintang juga rembulan, yang dimana setiap malam kamu merasa tak didengarkan oleh siapapun. Kamu bisa datang lalu bercerita tentang apapun yang kamu mau tanpa rasa takut akan terbongkar masalah mu. Aku ingin menjadi hujan, yang dimana ketika kamu menangis aku ada untuk membuat kamu tak merasa menjadi manusia yang paling pedih didunia ini, dan ingat ada aku yang akan menutupi air matamu agar mereka tahu bahwa kamu selalu baik-baik saja. Aku ingin menjadi semesta mu, yang di mana setiap langkah mu   jelas aku juga dilibatkan bukan hanya pada hal yang sebuah bahagia tapi juga beberapa pedih yang kamu rasa aku ingin merakan juga. Aku ingin menjadi rumahmu, yang di mana setiap kali dunia sedang membuat mu babak belur kamu ingin segera pulang pada te...

Peluk?

Memang tidak ada yang lebih baik dari tidak membahas siapapun ketika sedang chat atau pun bertatap muka secara langsung. Banyak bukan? Tetapi mengapa hal itu yang kamu pilih. Aku ingin hanya ada kita pada apapun yang seharusnya itu tidak melibatkan orang lain. Apa kamu pernah membayangkan jika peluk ku jatuh di dada orang lain lebih parahnya sedih ku orang lain yang lebih dulu tahu. Aku selalu membayangkan hal itu. Aku takut tidak menjadi apa-apa ketika kamu butuh sebab kamu tak membagi apapun padaku. Aku membagi dunia padamu sebab aku tahu kamu bisa menyimpan itu dan semisal nanti terjadi hal yang diluar dugaan nalar ku, kamu bisa membantu aku bangun juga keluar dari sesuatu yang menyakitkan. Dengan lelah, sedih dan sepi mu aku tahu bahwa kamu seorang yang kuat. Seseorang yang tak pandai untuk mengeluarkan airmata. Seorang yang tidak pernah mengenal gagal. Berkali-kali kamu ingin menyerah namun segera ku lentangkan tangan agar kau jatuh di pelukan ku dengan tepat. La...